Rihlah Remaja Birena Al-Hurriyyah IPB : Meskipun Libur, Tetap Menimba Ilmu

Foto bersama remaja dan pembina birena di depan Mesjid Museum Bank Indonesia

“…Libur telah tiba, libur telah tiba…”
“…hatiku gembira…”

Mungkin sepenggal lirik lagu yang pernah dinyanyikan Tasya tersebut menggambarkan keceriaan anak sekolahan saat ini. Menyambut liburan sekolah, Birena Alhurriyyah pada tanggal 21 Desember kemarin mengadakan rihlah remaja ke kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat.

“kunjungan ini sebenarnya sudah lama diagendakan, namun saat ini adalah momen yang tepat untuk remaja Birena untuk me-refreshsemangat mereka dalam menuntut ilmu”, ujar Reza, kepala sekolah Birena Alhurriyah 2013.

Remaja dan pembina Birena mulai berkumpul jam 6 pagi di depan parkiran BNI cabang Darmaga. Meskipun remaja yang ikut serta dalam kegiatan ini berjumlah 52 orang, tidak mengurangi keceriaan dalam diri mereka. Setelah pembagian kelompok, mereka (remaja dan pembina) berangkat dengan menggunakan angkutan umum dan KRL Comuter Line. Namun dalam perjalanan tersebut ada sesuatu menarik, remaja tersebut diberi kepercayaan untuk memegang sendiri biaya keberangkatan mereka. Selain itu, ada penugasan untuk menghafal ayat Al-quran dan mencatat amalan baik yang mereka lakukan selama dalam perjalanan menuju kawasan Kota Tua.

“Kami sengaja memberikan kepercayaan mengelola keuangan kepada mereka (remaja), agar mereka terbiasa mandiri dan mampu me-management urusan pribadi dan kelompok mereka, adapun penugasan supaya membuat perjalanan mereka mendapat banyak manfaat”, tangkas Kiki, penanggungjawab agenda Rihlah tersebut.

Sesampainya di kawasan Kota Tua, Remaja dan Pembina langsung menuju mesjid Museum Bank Indonesia untuk melaksanakan shalat dhuha. Setelah itu, barulah mereka mulai mengunjungi tempat-tempat menarik yang ada di kawasan Kota Tua.

Spot pertama yang mereka kunjungi adalah Meseum Bank Mandiri. Model bangunan perkantoran gaya eropa tersebut membuat mereka terkesima. Wajar saja, bagi sebagian remaja dan pembina Birena, ini merupakan kunjungan pertama mereka ke kawasan kota tua. Ketika masuk di Museum Bank Mandiri, remaja Birena mendapat banyak ilmu tentang sejarah bank yang sempat menjadi penyokong utama perekonomian bangsa Indonesia pada awal kemerdekaan. Selain itu, mereka dapat melihat brankas-brankas uang, alat hitung uang jaman dulu, serta model-model uang yang pernah beredar di Indonesia.

Kemudian setelah shalat zuhur dan makan siang, mereka lalu mengunjungi museum Bank Indonesia. Remaja Birena juga mendapat banyak sejarah perbankan Indonesia disana. Sebagai Bank Sentral, di museum ini mereka mendapat pengetahuan tentang penerbitan mata uang rupiah dari tahun ke tahun di Indonesia.

Pengalaman menjadi hal tak terlupakan oleh remaja Birena. Menurut Cindy, Remaja Birena yang kini duduk di SMA kelas XII menyatakan bahwa kunjungan ini sangat menarik dan menambah wawasannya, apalagi ini sangat cocok sekali baginya yang kini menekuni jurusan IPS di sekolah, ia bisa melihat langsung apa-apa yang ia pelajari di sekolahan.

Selain mengunjungi Museum, Remaja Birena juga diajak berkunjung ke Taman Fathahillah, yang berada sekitar 500 m dari spot museum. Mereka asyik membeli pernak-pernik khas kota Jakarta serta berfoto dengan maskot-maskot unik yang ada di kawasan tersebut. Setelah menunaikan shalat ashar, Remaja dan Pembina Birena pun kembali pulang ke Kota Hujan.

Profil remaja birena di kota tua
Advertisements

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s