Lava, Merapi, dan Nabi Daud as.

JARGON – Suasana di dalam ruangan menjadi riuh ketika mereka menirukan jargon IYC 1435 H, Ahad (22/6). 

Oleh: Yusuf Muhammad | Divisi PDD IYC 1435 H

Bogor – Ada apa dengan Islamic Youth Camp (IYC) tahun ini? Yuk, simak sebentar ulasannya. Tema umum IYC tahun ini spesial, yaitu “Liburan Penuh Arti Bersama Al-Quran dan Teknologi.” Kali ini Birena akan bercerita mengenai kegiatan apa saja yang dilakukan oleh peserta IYC dari kegiatan awal hingga berakhirnya IYC 1435 H. Hari pertama dimulai tanggal 22 Juni 2014 dan bertempat di lingkungan Al-Hurriyyah IPB. Peserta tahun ini cukup banyak dibandingkan dengan lima tahun lalu, yaitu mencapai 108 orang pendaftar.

Islamic Youth Camp 1435 H diketuai oleh Abdul Aziz (ITP 49). Saat ditemui disela kesibukannya dia mengatakan bahwa IYC ada untuk melatih kemandirian anak. Selain kemandirian, adanya IYC agar anak-anak memiliki sarana menghabiskan waktu liburan dengan hal-hal yang bermanfaat.

“Teknologi takkan pernah lepas dari Al-Qur’an, karena Al-Qur’an merupakan sumber pertama inspirasi dari pengembangan teknologi itu sendiri. Al-Qur’an dan teknologi juga mengartikan bahwa teknologi yang ada harus bisa menjadi maslahat bagi Ummat,” ungkap Aziz saat ditanya mengenai penetapan tema IYC 1435 H, Jum’at (4/7).

Yugi dan Caca bersama Al-Khawarizmi, begitulah tema hari pertama. Tema tersebut memiliki arti, “Yuk Berteknologi dan Cinta Allah Cinta Al-Qur’an bersama Al-Qur’an dan Chemistry”. Chemistry atau kimia ini diterapkan dalam pembuatan lampu lava dan miniatur gunung berapi. Suasananya begitu ramai, peserta aktif membuat lampu lava dan miniatur yang dicontohkan oleh panitia, meskipun banyak juga yang tidak sesuai.

BERPOSE – Sebuah kelompok tampak berpose bersama lampu lava yang mereka buat, Ahad (22/6).
TERPAKU – Anak-anak tampak terpaku melihat miniatur gunung merapi yang mereka buat berhasil, Ahad (22/6). 

Sore hari peserta IYC mendapat kunjungan istimewa dari Kak Mal. Kak Mal yang senang bercerita sengaja hadir ke Birena untuk bertemu peserta IYC. Kali ini kak Mal menceritakan kisah Nabi Daud as.

BERGEMING – Agar tak ketinggalan cerita, anak-anak dengan asyiknya tampak bergeming mendengarkan cerita Kak Mal (dan temannya), Ahad (22/6). 

Setiap harinya, anak-anak juga diwajibkan untuk sholat dhuha, mencuci piring sendiri (setelah makan), menyetor hafalan Al-Qur’an, serta qiyamullail. Tak ada agenda khusus pada malam itu karena anak-anak harus beristirahat untuk perjalanan esok dini hari.

Advertisements

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s