Liku-liku PSDM Hingga Pencarian Sosok Kepsek Birena 2015

RAHMAT HIDAYAT – CALON PSDM 2015

Liku-liku PSDM Hingga Pencarian Sosok Kepsek Birena 2015

Oleh Yusuf Muhammad


Bagaimana perasaan Anda menjadi calon anggota PSDM 2015 yang termuda?
Perasaan saya senang dan bangga, meski awalnya saya merasa bakal disuruh-suruh ataupun pendapat saya bakal kurang dipercaya. Tapi saya senang karena bisa mengaplikasikan ilmu yang saya pelajari di kuliah terkait manajemen SDM. Saya berharap ilmu saya bisa bermanfaat.

Apa saja kekurangan yang ada di PSDM sebelumnya (2014)?
Kalau sewaktu saya TPB itu rasanya sering ada kumpul-kumpul setiap bulan. Tahun ini sepertinya jarang ada kumpul-kumpul. Mungkin itu karena pengurusnya (anggota PSDM, red.) yang sibuk-sibuk. Tapi meskipun begitu saya rasa banyak keahlian anak-anak 47 yang belum terwariskan, seperti kemampuan blogging, jurnalistik, public speaking, networking, musik, kreativitas, dan lainnya.

Masalah anggota PSDM yang sibuk-sibuk, ada wacana penarikan mahasiswa tingkat tiga sebagai anggota PSDM. Secara biasanya anggota PSDM merupakan mahasiswa tingkat akhir dan tingkat lanjut. Bagaimana menurut Anda?
Menurut saya sangat baik. Apalagi jika lulus pas empat tahun, maka sebenarnya anggota PSDM tersebut hanya bisa mengabdi sebagai PSDM selama satu semester atau setengah kepengurusan. Sehingga mahasiswa tingkat tiga ini bisa menyokong kinerja PSDM yang ditinggalkan oleh anggotanya (karena sudah lulus, red.) ataupun agar mereka (mahasiswa tingkat akhir, red.) bisa fokus terhadap akademik atau kelulusan.

Saat ini yang dicanangkan sebagai calon PSDM 2015 dari tingkat tiga hanya dua orang. Cukupkah? Atau kurang?
Biarkan saja berjalan lebih dahulu. Jika selama perjalanannya dianggap kurang, untuk kedepannya jumlah anggota PSDM dari tingkat tiga bisa ditambahkan.

Terkait Fit and Proper Test calon kepala sekolah Jum’at (5/12) malam lalu, sebenarnya kriteria pemimpin seperti apa yang kita butuhkan?
Menurut saya kita membutuhkan pemimpin yang bisa mengayomi. Misal ketika suatu proker (program kerja, red.) berjalan baik, maka seorang pemimpin tidak akan mengaku bahwa itu hasil kerjanya, melainkan hasil kerja anggota-anggotanya. Sedangkan ketika suatu proker berjalan buruk, maka ia tidak menyalahkan anggotanya, namun menyalahkan dirinya sendiri sebagai pemimpin.

Apakah kedua calon sudah memenuhi kriteria tersebut?
Sampai saat ini belum. Tapi saya yakin seiring berjalannya waktu mereka akan belajar menjadi pemimpin yang bisa mengayomi, mengambil keputusan yang tepat, menahan emosi, dan lainnya. Saya percaya bahwa setiap orang bisa menjadi pemimpin.


Tentang Narasumber:
Rahmat Hidayat merupakan mahasiswa Departemen Manajemen FEM IPB angkatan 2012. Beliau menjadi pengurus Birena sejak tahun 2013. Beliau menjadi staf Bidang Prokas (Program dan Kajian Strategis) pada tahun 2013. Saat ini beliau menjabat sebagai Ketua Bidang FP (Fundraising dan Properti) 2014.

Advertisements

3 thoughts on “Liku-liku PSDM Hingga Pencarian Sosok Kepsek Birena 2015

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s