Aku (Bukan) Pemulung #Puisi

Derry Ferdani Rustanzi

Entah berapa kilogram beban yang kupikul
Entah berapa kilometer jalanan yang kujejaki
Biarlah Allah yang tahu

Aku kecil dan besar di lingkungan seperti ini
Semerbak bau sampah tak kuhiraukan
Kotoran berserakan tak kuhiraukan
Biarlah mereka kan jadi saksi
Perjuangan anak manusia dalam menapaki hidup
Kadang hidup di emperan
Beralaskan kardus
Beratapkan langit dan bintang
Inilah rumahku
Rumah Sang Presiden

Tahukah kamu teman?
Sepulang sekolah aku kerja
Tidak ada waktu berleha-leha bahkan tidur siang
Asap kendaraan membalut asaku
Hilang terbang tertiup angin
Sedangkan kalian?
Berjalan bergandengan orang tua
Hari-hari berjalan menjauh menyimpan impianku
Cita-citaku tertinggi
Aku ingin bertemu orang tuaku
Aku ingin merasakan gandengan tangannya

Aku yakin
Aku terlahir, tidak terbuang
Aku pekerja keras
Aku bukan pemulung

Di mana gerangan orang tuaku?
Aku berteman onggokan angkot yang berjejer kaku
Berpindah-pindah demi recehan
Berilah karena suaraku
Bukan belas kasihan

Jalanan telah menempaku
Jalanan permadani hidupku
Inilah tempat aku hidup
Berharap berubah
Pasti terjadi

Ya Allah. .
Aku kedinginan
Ya Allah. .
Aku kepanasan
Ya Allah. .
Aku kelaparan
Lindungi aku
Hangatkanlah tubuhku
Tiupkanlah semilir angin

Aku yakin rencana-Mu terbaik. .


Masjid Terminal, 16 Desember 2014
Pukul 14:15 WIB

Advertisements

2 thoughts on “Aku (Bukan) Pemulung #Puisi

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s