Birena Al Hurriyyah IPB 1436 H – Kabinet Istana Lebah

Zainal Fathur Rohman

Istana Lebah, dua kata yang menjadi nama kabinet Birena. Istana lebah, dua kata sederhana tapi sarat makna. Maknanya dalam menghujam, maknanya menjadi lantunan doa dalam temaram. Lantas, apa makna dari Istana Lebah ini?

Pertama, akan dijelaskan makna lebah terlebih dahulu. Ada sebait nasihat dari Ustadz Firanda Andirja1 yang menyatakan “Jadilah engkau seperti lebah yang hanya mengambil kebaikan dari sari-sari bunga dan meninggalkan keburukan-keburukan, bukan seperti lalat yang mencari luka-luka yang bau (keburukan).” Nasihat ini sangat indah, bahwasanya kita harus senantiasa mengambil kebaikan demi kebaikan. Di samping itu, kita tentunya tahu bahwa lebah merupakan salah satu hewan ciptaan Allah yang banyak memberi manfaat bagi manusia. Lebah menghasilkan madu yang bermanfaat sebagai bahan makanan atau obat berbagai jenis penyakit manusia. Hal ini menjadi tujuan bagi Birena, agar selalu memberi manfaat bagi setiap orang, bagi sebanyak-banyaknya orang.

Lebah memiliki karakteristik yang sangat unik. Lebah memiliki kemampuan organisasi yang sangat baik. Hal ini tercermin dari proses pembuatan sarang dan madu yang dihasilkan. Tentunya, ini memberikan inspirasi Birena, yaitu dalam mencapai tujuan yang baik memerlukan pengorganisasian yang baik pula. Sebuah organisasi tentunya akan berjalan dengan baik manakala solidaritas, loyalitas, dan ukhuwahnya terjaga. Hal ini dicontohkan lebah dalam kehidupannya dan sangat diharapkan tercipta di Birena. Lebah bila tidak diusik atau disakiti maka akan bersahabat. Namun apabila diusik tanpa salah, maka mereka akan bersatu padu untuk melawan, untuk melindungi diri.

Kedua, makna dari istana. Istana lebah merupakan sarang lebah tempat menyimpan madu yang berbentuk heksagonal. Bentuk ini bukanlah bentuk yang tidak memiliki arti. Menurut ahli matematika heksagonal ini adalah bentuk geometri paling tepat untuk penggunaan maksimum suatu ruang2. Istana ibarat pula sebagai sebuah rumah yang indah, tempat bernaung dan tempat berlindung. Rumah sebagai tempat berkumpul bersama, berjuang bersama, dan berbagi cerita suka serta duka. Sangat diharapkan Birena menjadi rumah bagai istana, rumah yang penuh arti, penuh berkah, penuh manfaat, serta dipenuhi pula dengan perasaan nyaman dan tenang.

Demikianlah makna dari Istana Lebah. Semoga semua penghuni Istana Birena (adik-adik maupun pembina) menjadi seperti lebah. Melewati semua masalah, suka dan duka bersama dalam Istana Birena. Semoga semua penghuni Birena senantiasa memberi dan mencari sebanyak-banyak manfaat serta kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, agama, dan Birena khususnya.

Wallahu a’lam bish-shawwab. Ed: Abdul Aziz


Sumber:

[1] Andirja F. 2014. Jadilah Seperti Lebah, Bukan Lalat. [internet]. [diunduh 14 Februari 2014]. Tersedia pada: muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/jadilah-seperti-lebah-bukan-lalat.html

[2] Kluwirch R. 2013. What Is It About Bees And Hexagons? [internet]. [diunduh 14 Februari 2014]. Tersedia pada: www.npr.org/blogs/krulwich/2013/05/13/183704091/what-is-it-about-bees-and-hexagons

Advertisements

7 thoughts on “Birena Al Hurriyyah IPB 1436 H – Kabinet Istana Lebah

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s