Ada Paparazi di Birena Al Hurriyyah IPB

■ Abdul Aziz


Paparazi ke Birena, lalu apa yang terjadi?


BOGOR – Minggu (15/5), Birena Al Huriyyah IPB kedatangan ‘Paparazi’. ‘Paparazi’ merupakan program PKM-M yang lolos didanai oleh DIKTI 2015. Ibu-ibu dari adik Birena menjadi sasaran dari program yang diketuai oleh Crisna Murti (IKK 49) ini.

Program PKM-M yang berjudul “Laboratorium Paparazi: Wahana Edukasi Masyarakat tentang Diversifikasi Pangan Berbasis Bahan Lokal dengan Inovasi Baru I-Rumpi” bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya diversifikasi pangan berbasis bahan lokal dengan cara yang menarik. Kegiatan ini dilaksanakan di taman depan masjid Al Hurriyyah IPB dan mulai setiap pukul 8 pagi. Sebanyak tiga puluh ibu-ibu dari adik Birena mengikuti program PKM-M yang diusulkan Kak Crisna dkk.. Biasanya, ibu-ibu hanya duduk dan berbincang-bincang saat menunggu anaknya mengaji di Birena. Namun, mulai minggu ini, mereka akan mendapatkan kegiatan yang bermanfaat yaitu edukasi tentang diversifikasi pangan berbasis pangan lokal.

Ibu-ibu terlihat sangat antusias mengikuti praktik pengolahan pangan lokal ini. Kegiatan masak memasak yang memang sudah menjadi kebiasaan di rumah tentu menambah keseruan kegiatan ‘Paparazi’. Semua peralatan masak sudah disediakan oleh Kak Crisna dkk., ibu-ibu hanya tinggal membawa keterampilan memasak dan mengikuti semua instruksi dan rangkaian kegiatannya.

Kegiatan pada pertemuan pertama ini dibagi ke dalam enam kelompok. Setiap kelompok mempunyai tugas masing-masing. Sebelum praktik, ibu-ibu diberi arahan dan penjelasan mengenai pangan lokal dan variasi pengolahannya. Setelah itu, mereka langsung beraksi dengan kerja sama tim yang baik. Bahan pangan mulai diolah dan dimasak menjadi makanan yang sangat lezat. Hal yang menarik adalah ada beberapa masakan yang berbahan dasar pangan lokal itu belum pernah mereka buat di rumah. Kelompok Sakura, Yasmin, dan Bougenvile memasak capcay. Sementara kelompok Mawar, Anggrek, dan Dahlia memasak tumis warna-warni. Selain itu, kelompok Sakura dan Anggrek memasak ikan teri sambal ijo sedangkan kelompok Yasmin dan Dahlia memasak pepes ikan teri dan kelompok Mawar dan Bougenvile memasak steak tempe. Diversifikasi pangan yang dimaksud adalah mengganti sumber karbohidrat yang biasanya adalah nasi dengan kentang yang telah diperhitungkan jumlah energinya setara dengan porsi nasi biasanya.

Sesi foto-foto tidak terlewatkan untuk mengabadikan setiap momen keceriaan ibu-ibu selama mengikuti kegiatan ‘Paparazi’ sambil menyantap hidangan hasil memasak bersama kelompoknya. Kegiatan ini akan berlangsung setiap minggu selama tiga bulan kedepan. Ed: Aji Najib N.

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements

4 thoughts on “Ada Paparazi di Birena Al Hurriyyah IPB

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s