Diary Rihlah Birena

Mana suaranya angkatan 52? Whuhuhu… Angkatan 51? Angkatan 50? Dan angkatan 49? Whuhuhu, jawaban yang sama dan tak lupa lantunan kompak “Allahhu Akbar”..

Ya. Begitulah awal semangat pengecekan kekompakan pembina birena setiap angkatannya oleh MC ka Catur sambil berdiri di depan baris kursi Bus.

Bidang PSDM dengan proker Rihlah merupakan kegiatan utk refreshing dr kepenatan kgiatan kampus dan rutinitas lainnya, selain itu proker dirancang untuk saling mengenal dan menguatkan satu sama lain dengan beragam kejutan selama kegiatan dari perjalanan berangkat hingga perjalanan pulang.

Meski personil Birena kabinet muara Salmon yang berkesempatan hadir tidak seluruhnya kegiatan tetap berjalan dengan baik dan penuh keceriaan.

Setelah sampai lokasi Kebun binatang ragunan, yang sebelumnya menjadi tempat rihlah yang dirahasiakan oleh tim kreator, masjid menjadi tempat pertama dicari untuk melaksanakan sholat Dhuha. Agenda selanjutnya adalah games seru untuk menguji kekompakan mereka, yap! Games jaring jaring kerupuk pedas, yaitu harus melewati jaring jaring dengan menghabiskan kerupuk tanpa berdiri, tanpa menyentuh jaring dan satu jaring hanya dilewati satu orang. Keseruan terlihat ketika games dimulai dengan strategi yang beranekaragam pemikiran. Salah satu teman diangkat dengan posisi tidur dilewatkan jaring laba laba dan sambil mengerogoti kerupuk bersaos pedas. Ada juga yang mengendong satu teman nya sampai pegal karena menunggu menghabiskan kerupuk yang bergelantungan dan terombang ambing oleh angin pagi kebun binatang. Keluh kesah menjadi canda tawa saat saos pedas tececer dipipi peserta sehingga merasakan panasnya saos dikulit muka dan pedasnya saos dilidah. Perjuang dan ketegaran kelompok haikhal et al. Membuahkan hasil terbaik dengan waktu tercepat (5 menitan) menyelesaikan misi game dengan baik.

Games tembak tebak lawan dibalik hijab juga tak kalah seru. Hijab dari spanduk menjadi properti games walaupun games nya ikhwan vs ikhwan, akhwat vs akhwat. Jeritan akhwat dan teriakan ikhwan pun terdengar meramaikan ketegangan persaiangan antar tim. Tim ikhwan dimenangkan oleh Kamal et al. dengan perjuang terakhir menyerang dedi hingga terpeleset jatuh dan kepala terbentur. Kemenangan dan tawa membuat rasa sakit seolah hanya sebuah angin lewat.

Games pun berakhir dengan fair play. Semua pembina bebas sekarang untuk jalan jalan melihat kebun binatang. Lagi-lagi tim PSDM memberikan kejutan misi disela sela mereka melihat lihat isi kebun binatang. Pertanyaan misterius menebak binatang, membidik binatang yang terlihat gigi nya dan binatang dengan pose unik. Ikhsan et al mendapatkan foto kucing yang terlihat giginya dengan cara menangkapnya, membuka mulutnya dan mefotonya, satu misi berhasil. Tak kalah kreatif, medi et al membidik pose unik rusa yang sedang taaruf di bawah pohon. Wkwkw..

Aktivitas disela sela sisa waktu misi semakin membuat rihlah seru. Anto dan romas berdua naik unta, andhika et al berlomba menggayuh perahu bebek, ghina et al naik andong, memet dan dika naik kereta dinosaurus. Dan masih banyak lainnya yang tak dilaporkan.

Kumandang adzan dzuhur secara otomatis menggumpulkan seluruh pembina birena yang berpencar terkumpul dalam barisana jamaah sholat di masjid KBR. Makan siang siap disantap seusai sholat. Beraneka bahan pangan telah dibawa oleh masing masing bidang sesuai dengan tugas yang telah di bagi. Nasi pulen basah dan buah dr PSDM, puding lapis mau pecah dr BPH, nugget mahal dr Humed, oseng kentang enak banget dr FP, sayur dan felur dari prokas n kk. Nikmatnya ukhuwah begitu terasa dalam satu nampan dengan menu yang beragam dan bergizi. Taraa.. Kenyang! Alhamdulillah, lanjut ke wahana kerabat dekat manusia, teori evolusi darwin ceunah yaitu pusat primata schmutzer.

Aneka macam satwa primata terdapat disana seperti gorilla, monyet ekor panjang hingga lemur. Pertunjukan theater akan pentingnya kelestariaan satwa pun ditampakkan di markas primata ragunan tersebut. Setelah berputar-putar menikmati atraksi dari masing2 primata, langsung kami memutuskan keluar dari KBR utk menuju peraduan berikutnya, yaitu Masjid Kubah Emas. Keletihan yang nampak sebelumnya seakan sirna dengan keinginan kami utk mengunjungi rumah Allah.

Namun, jam telah menunjukan pukul 14.50 saat itu sedangkan waktu ashar tinggal sebantar lagi. Tak ingin kami tertinggal saat2 bermunajat kepada Tuhan seluruh alam. Akhirnya kami putuskan untuk melaksanakan kewajiban utama sholat fardhu. Alhamdulillah wajah cerah dan bening kembali tersirat pada setiap kaum muslim setelah selesai melaksanakan sholat. Dan ketenangan pun seolah mengiringi setiap langkahnya.

Sembari mempersiapkan keberangkatan, rasa kekhawatiran tiba2 muncul mengingat waktu yang kian senja dan hiruk pikuk kepadatan populasi jakarta kian ramai.
Kakak2 psdm sebagai panitia rihlah pun mendiskusikan segala pertimbangan utk perjalanan berikutnya. Setelah berdebat cukup alot akhirnya kami memutuskan utk merubah arah tujuan menuju Masjid Andalusia dan pasar apung di sentul. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan. Pertimbangan kemacetan dan efisiensi waktu juga menjadi faktor perubahan rencana ini.

Syukur alhamdulillah kakak2 pembina Birena tetap menyambut dgn baik keputusan ini, meski tetap saja ada harapan besar utk menuju Masjid Kubah Emas. Namun tentunya ini tidak menyurutkan semangat kami utk menjumpai rumah Allah.

Perjalanan menuju masjid Andalusia berjalan dengan lancar dan agenda rihlah menuju pasar apung kami lakukan sembari menunggu adzan maghrib berkumandang.
Nuansa kekeluargaan dan pemandangan yang menenangkan terlihat disana.

Akhirnya waktu pulang utk melepaskan rasa lelahpun segera tiba. Iringan Almatsurat bersama mengiringi perjalanan kepulangan kami. Agenda rihlah ditutup dengan pemberian reward kepada kakak2 pembina birena yang menginspirasi. Semoga rihlah ini bisa memberikan manfaat dan menyegarkan pikiran dari segala macam kepenatan aktivitas kuliah dll, hehe

Tunggu agenda rihlah berikutnya.. Don’t miss it
Semuanya terangkum dalam Diary Rihlah Birena

Wassalamu’alaikum wr wb

Best regard,
PSDM Birena 1437 H

(Rihlah Birena 1437H @Kebun raya Ragunan dan Masjid Andalusia + Pasar apung sentul city – 16 April 2016)

Advertisements

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s