Islamic Youth Camp 1437 H “Pearl Harbour”

IMG_0749.JPGKokok ayam terdengar sayup dari kejauhan, mengiringi geliat terbangunnya para adik peserta IYC 1437 H. Para kakak PAK dengan penuh kesabaran dan usaha membangunkan adik-adik yang dijaganya. Selepas itu, adik pergi bersiap untuk melaksanakan Qiyamul Lail. Di penghujung bulan Ramadhan ini, semangat mendapatkan Lailatul Qadr terus dihembuskan, salah satunya dengan shalat malam ini. Shalat qiyamul lail ini dilaksanakan di Masjid Al-Hurriyyah dengan bilangan rakaat yang disesuaikan dengan kemampuan adik. Segera setelah itu, adik melaju ke Aula Al Hurriyyah.

DSCN2636.JPG

Lahap adik menyantap hidangan sahur yang disediakan oleh panitia.  Yap, itu adalah bekal mereka untuk menjalankan aktivitas hari ini. Selesai sahur, adik membereskan sendiri peralatan makannya, sungguh mandiri. Mereka pun kembali lagi ke masjid untuk shalat subuh sekaligus dzikir al-ma’tsurat dan tilawah di kelompoknya masing-masing. Nah, mereka juga ditugaskan untuk menghapalkan QS Al-Ahzab:21 agar tertanam dalam alam bawah sadar mereka, siapakah sesungguhnya yang harus dijadikan suri tauladan. Dia yang seharusnya menjadi idola dan dicontoh perilaku serta akhlaknya.

Bertajuk Pearl Harbour, yang merupakan singkatan dari Part of Luxury and Harmony Art in Our Ramadhan, hari ketiga ini akan dipenuhi oleh banyak kegiatan untuk mengasah kreativitas adik. Sekitar waktu syuruq, adik berbenah membersihkan diri untuk kegiatan hari ini. Setelah itu, adik-adik berbaris rapi di Taman Al Hurriyyah bersemangat untuk melakukan senam pramuka. Disusul dengan jargon masing-masing kelompok yang saling bersahutan menyemarakkan suasana.

Are you ready for games pramuka?

Aye aye, Captain!

Bekerja sama, saling bahu membahu menyelesaikan setiap clue permainan, itu semua dilakukan oleh adik. Permainan dimulai dengan kreasi membuat bendera yang menjadi identitas kelompok. Bersatu membuat markaz kelompok. Bekerja sama membuat tandu. Berjuang untuk mempertahankan “balon kehidupan”. Bersusah payah berjalan dengan bakiak yang terbuat dari batok kelapa. Terbentuknya kekompakan, kepedulian, dan kerja sama kelompok, merupakan luaran yang diharapkan dari IYC 1437 H ini. Meskipun telah melalui aktivitas yang sangat padat, adik-adik tetap melaksanakan shalat Dhuha.

DSCN2711.JPGIMG_0665.JPG

Seusai shalat dhuha, 12 orang kakak guide dari tim Ecodoe hadir untuk memberikan pelatihan keterampilan pada para peserta. Ecodoe sendiri yang merupakan kerajinan tangan dari akar wangi  dan produk karya mahasiswa IPB yang sudah dikomersialkan. Gunting-menggunting, lem-mengelem, tempel-menempel. Dan akhirnya, tadaaa, wajah-wajah lucu dalam potret yang dibawa oleh adik terbingkai dalam pigura dari akar wangi. Hasil karya ini nantinya akan ditampilkan pada hari penutupan IYC 1437 H.

IMG_4042.JPG

Panggilan shalat berkumandang menandakan kegiatan dari Ecodoe harus usai. Adik-adik langsung menuju masjid untuk shalat Dzuhur. Seusai shalat, peserta melanjutkan tilawah bersama kakak PAK dan anggota kelompok lainnya. Bukan hanya tilawah yang digunakan untuk mengisi ruhani mereka, namun ada juga taujih rabbani bertema “Terampil dalam segala urusan”, tak lain agar adik menanamkan perilaku mandiri dan mau berusaha dalam dirinya. Setelah itu, mereka kembali ke camp untuk melepas penat masing-masing alias bobo ciang.

Tepat beberapa saat sebelum adzan ashar berkumandang, adik dibangunkan dari lelap tidurnya. Lalu, adik shalat Ashar berjama’ah, tilawah dan dzikir al ma’tsurat petang bersama. Setelah semuanya selesai, adik-adik kembali disuguhkan dengan kreativitas lainnya yaitu membuat topi baret. Dengan bimbingan dari kakak PAK, tangan-tangan mungil mereka berhasil membuatnya. Setelah topi baret terbentuk rapi, adik-adik berbondong-bondong menuju taman untuk latihan penampilan di penutupan IYC 1437 H nanti.

Apa yang akan ditampilkan adik-adik di hari terakhir IYC tersebut? Ini masih rahasia.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar”, suara adzan maghrib berkumandang menandakan waktu berbuka telah tiba. Seraya semua kakak dan adik mengucap “Alhamdulillah” dan doa berbuka puasa bersama-sama. Ta’jil yang lezat siap disantap. Setelah menghilangkan dahaganya, adik-adik pun bergegas berwudhu dan melaksanakan shalat Maghrib berjama’ah. Tak lupa berdzikir dan berdoa, meminta ampunan Allah atas dosa diri sendiri dan kedua orangtua, juga memohon kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan akhirat kelak.

Seusai shalat maghrib, adik-adik mengantre untuk mengambil alat makan dan makanannya. Hmm, menu makanannya sangat menggoda sampai ada yang antre lagi untuk menambah. Seperti biasa, setelah selesai makan, adik mencuci sendiri alat-alat makannya sekaligus berwudhu. Setelah itu, adik-adik bersiap untuk melaksanakan shalat berjama’ah. Diselingi dengan kultum yang berjudul “Menjadi pemuda/i terampil dan aktif” agar peserta IYC kelak menjadi seorang pemuda Islam yang menginspirasi. Dilanjutkan dengan shalat tarawih dan witir berjama’ah, tilawah dan setoran hafalan kepada PAK masing-masing. Tetap semangat untuk hari selanjutnya adik-adik, kapal kapten Salmon masih terus berlayar!DSCN2626.JPG

 

Advertisements

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s