Meet and Greet with Alumny

mega

BOGOR – Sabtu pagi (19/11) di ruang seminar Al-Hurriyyah para pembina aktif birena datang meramaikan kegiatan acara Meet and Greet with Alumni (MEGA). Acara ini dilakukan dalam rangka silahturahmi antar pengurus Birena yang aktif dengan alumni pembina dan adik binaan Birena. Harapannya para pembina aktif mendapatkan suntikan ghiroh baru untuk membina lebih aktif dan lebih semangat lagi di Birena. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari bidang Humas dan Multimedia Birena Al Hurriyyah.

Kegiatan diisi dengan penampilan dokumen foto dan video pembinaan di Birena yang telah lalu. Kemudian dibuka dengan MC oleh Teguh (angkatan 51) dan tilawah oleh Fakhri (angkatan 51). Konten inti acara diisi dengan talkshow dan forum group discusse.

img_0551

Talkshow dilakukan bersama salah satu alumni kepala sekolah Birena, Kak Agy Wirabudi (angkatan 47) dan alumni adik binaan Birena, Kak Cholid (saat tahun 2006). Talkshow ini dimoderatori oleh Dika Rahmat Saepullah (angkatan 49). Talkshow yang bertema “Mempersiapkan Pengajar Membentuk Generasi Rabbani” membahas suka duka narasumber selama di Birena, mengulas flashback, dan memberi saran masukan ke para pembina aktif. Kak Agy menuturkan dirinya senang akan adanya acara seperti ini. Dengan adanya acara meet and greet dengan alumni, selain dapat mempererat ukhuwah, para alumni dapat mengobati rasa rindu mereka dengan Birena. Ketika ditanya tentang hal yang paling diingat selama di Birena adalah ketika dirinya menjadi pengurus Birena yang setiap ahadan istiqomah membina. Kak Agy menambahkan, selama di Birena ternyata apa yang didapat lebih besar ketimbang apa yang dia beri. Banyak hal yang didapat selama menjadi penguru Birena, karena dapat meningkatkan kapasitas dalam berorganisasi, membina, juga mempererat ukhuwah antar sesama saudara muslim.

Kemudian Kak Cholid mengaku dirinya pernah menjadi adik binaan Birena selama empat tahun dari tahun 2003 hingga 2006. Cholid mengenang bahwa dahulu lingkungan tempat tinggalnya banyak kemaksiatan yang ada, ada yang merokok, saling mem-bully, kumpul tidak jelas, hingga minum-minum. Sehingga, Cholid mengungkapkan, bahwa dia tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya seandainya dirinya dulu tidak di Birena, mungkin akan menjadi pecundang dan ahli maksiat. Ketika ditanya tentang hal apa yang paling diingat saat dahulu di Birena, Cholid mengatakan bahawa semuanya selama di Birena merupakan hal yang sulit untuk di lupa. Ia mengenang, selama di Birena beliau sangan senang ketika diberi jadwal piket setiap malam minggu. Karena pada saat itu, dia dan teman-teman dapat dapat bermain ke Markaz Al Biruni (Markas Birena), walau diberi piket. Kemudian ada juga mentoring malamnya. Di Birena ini juga dia belajar tentang artinya keberanian tampil di depan, cara memanajemen waktu dan kegiatan, dan masih banyak hal lainnya. Bila dibandingkan dengan kegiatan ekskul di sekolah, seperti OSIS, Cholid mengungkapkan bahwa di Birena dia mendapatkan lebih. OSIS masih kalah dengan Birena, ungkapnya sumringah.

img_0602

Sekitar pukul 11.30, talkshow ditangguhkan sementara untuk pelaksanaan sholat Dhuhur di masjid Al-Hurriyyah dilanjutkan makan bersama di aula. Setelah sebelumnya, para pembina aktif ditugaskan untuk membawa makanan yang berbeda jenisnya di setiap bidang. Bidang PSDM membawa omlete, bidang KK dan FP membawa nasi, bidang Prokas membawa sayur, dan bidang Humed membawa lauk tempe. Selain itu, panitia sudah menyiapkan puding, kue kering, dan berbagai buah. Makan bersama dilakukan di aula Al-Hurriyyah setelah sholat Dhuhur. Seperti namanya, makan bersama ini dilakukan dengan cara makan dalam satu nampan bersama orang-orang banyak seperti yang dicontohkan Rasulullah, dan cara makan seperti ini memang menjadi kebudayaan Pembina Birena ketika makan bersama. Ba’dha dhuhur, peserta yang datang pun makin bertambah. Talkshow dilanjutkan kembali sekitar pukul 13.00 di ruang sidang Al-Hurriyyah. Pada talkshow ini, ditambah dua pembicara baru dari alumni pembina akhwat, yaitu Kak Imas dari jurusan Ilmu Keluaraga dan Konsumen dan Kak Alfi dariJurusan Ekonomi Syariah yang sama sama dari angkatan 49. Selain berbagi cerita tentang kegiatan setelah lulus, keduanya juga memaparkan suka dukanya selama berada di Birena.

Setelah talkshow yang seru, forum group discusse un dilakukan. Forum group discusse membahas tentang bagaimana kegiatan yang dahulu dilakukan oleh para alumni, bagaimana pembina sekarang seharusnya dan tidak seharusnya. Hasil yang didapatkan dari FGD ini adalah terbentuknya ketua alumni yang bertugas sebagai penghubung antar alumni dan pembina aktif Birena. Ketua alumni dipilih dari angkatan tertua yang ada di pengurus aktif, dan insya Allah akan diganti setiap tahunnya.

Acara ditutup sekitar pukul 15.00 dengan sesi foto bersama. Cekrek-cekrek. Para alumni dan pembina terlihat memperlihatkan senyum terbaik mereka. Foto-foto ini yang akan menjadi kenangan atas terlaksananya acara meet and greet dengan alumni. Sebagai kenang-kenangan bagi peserta, panitia juga membagikan sticker Birena. Dibagikan juga quesioner pesan dan kesan peserta untuk kebaikan acara kedepannya.

mega

Menjaga ukhuwah Islamiyah sangatlah penting. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam juga bersabda, “Muslim yang satu dengan muslim yang lainnya seperti sebuah bangunan, saling menguatkan satu dengan yang lainnya” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Advertisements

2 thoughts on “Meet and Greet with Alumny

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s