Sakira 1438 H

■ Husna


” Ramadhan indah dengan berjamaah, Allaahu Akbar!!!”


IMG-20170604-WA0008
Adik Birena sedang mengikuti outbond SAKIRA 1438H

SAKIRA, PeSAntren KIlat RAmadhan 1438 H adalah kegiatan alternative pengisi liburan di bulan Ramadhan untuk santri Birena Al-Hurriyyah yang  dikemas dalam acara yang seru dan asyik. Kegiatan SAKIRA ini dilaksanakan pada tanggal 8-9 Ramadhan 1438H. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan nuansa Ramadhan yang mendalam dan mampu memberikan motivasi bagi santri Birena untuk yakin  dan semangat dalam meraih kemenangan Ramadhan serta meraih momentum perubahan yang lebih baik di bulan yang mulia ini. Tahun ini Sakira 1438 H bertemakan “Indahnya Ramadhan dengan Berjamaah” yang mencoba mengangkat nilai-nilai kebersamaaan dalam jamaah sehingga mampu memberikan nuansa Ramadhan yang lebih indah .

Kegiatan SAKIRA dimulai  ba’da dzuhur di aula Al-Hurriyyah, yang dibuka oleh Mc kece kolaborasi antara Pembina dan remaja Birena, yakni Kak Teguh dan Raka yang membuka dengan jargon penuh semangat. “SAKIRA 1438 H, Ramadhan indah dengan berjamaah Allah Allah Allaahu Akbar….” lalu dilanjut dengan ceramah yang diisi oleh ust. Waladhan. Walaupun kajiannya siang hari dimana itu adalah waktu ternikmat untuk istirahat tapi santri Sakira sangat antusias mendengarkan ceramah dari pemeteri, mereka mengikuti setiap arahan dari ustadz, contohnya suruh memutar-mutarkan jari lalu tunjuk mata yang berarti tawakal, atau hidung yang berarti sholat karna saat sholat hidung harus menempel pada sajadah dan arahan arahan lain yang membuat kajian ini sangat  seru.

Sebelum adzan ashar berkumandang santri Sakira yang dipandu oleh Kak riyadi mesenandungkan nasyid nasyid Birena, salah satunya yaitu ”Kapal Kecil” yang langsung membagi adik-adik dalam beberapa kelompok, lalu Kakak PAK masuk dalam ke dalam setiap kelompok untuk mendampingi adik-adik di kegiatan Sakira ini. Setelah sholat ashar dan mandi, adik-adik digiring ke aula Al-Hurriyyah lagi untuk membuat tulisan- tulisan penyemangat bulan Ramadhan yang akan dipergunakan sebagai amunisi Aksi hari selanjutnya, santri SAKIRA dibantu dengan kakak PAK nya mengisi selembar kertas karton dengan tulisan dan gambar lucu dan berwarna warni yang mampu mendongkrak semangat Ramadhan bagi siapa saja yang melihat dan membacanya.

Saat buka puasa tiba, para santri membuat lingkaran lingkaran kecil sesuai dengan kelompokmya, berbuka dengan kurma dan makanan kecil lainya, tidak lupa gelas yang mereka pakai untuk minum berbuka, mereka cuci sendiri sendiri di belakang. Setelah itu dilanjut dengan Sholat magrib yang diimami oleh remaja birena, Akhyar yang memiliki suara yang sangat merdu membuat khusuk makmum yang mengikutinya. Setelah sholat rawatib, murojaah hafalan  dan doa, semua santri dan Pembina makan bersama dalam lingkaran lingkaran kecil dimana nilai-nilai dari jamaah itu begitu terasa disini, saling berbagi saling hadirkan rasa kebersamaan setiap insan .

Adzan isya berkumandang adik dan pembina telah siap untuk melaksanakan sholat isya dan tarawih berjamaah di aula, yang diimami kembali oleh Akhyar. Jeda waktu antara sholat isya dan tarawih ada kultum dari kakak pembina yaitu kak Ambiya yang menjelaskan beberapa siasat setan  di dalam bulan Ramadhan, ini sangat penting karena setiap amalan di bulan ramadhan itu dilipatkan gandakan pahalanya, hai ini yang membuat resah setan sehingga setan melakukan siasat apapun untuk membuat manusia lalai memanfaatkan kesempatan besar ini, Dalam kultum yang disampaikan ada satu cara bagaimana kita terjaga dari tipu daya setan di bulan ramadhan ini yakni selalu niatkan dan luruskan puasa kita di bulan Ramadhan ikhlas hanya Karena ALLAH semata. Karena hanya Allah lah sebaik baik pembalas dan hanya kepada-NYA tempat kita berlindung. Setelah kultum yang sangat mengena dari Kak Ambiya, sholat Tarawih berjamaah pun dimulai, semua santri mengikuti jalannya sholat tarawih dengan baik lalu dilanjut tilawah dan istirahat di ruangan masing masing.

Esok harinya, mereka semua bangun untuk melaksanakan sholat tahajud berjamaah di aula alhuriyyah lalu dilanjut sahur bersama sama, seperti buka melingkar kecil kecil untuk saling berbagi menguatkan nilai jamaah. Setelah sahur selesai semua adik dan pembina bersiap-siap sholat subuh berjamaah di masjid Al-Hurriyyah dilanjut tilawah dan al-matsurat jamaa’i. Mataharipun mulai menampakan sinarnya yang begitu indah dan hangat, hilangkan rasa kantuk dan malas di pagi hari, adik-adik pun ikut menyambutnya dengan olahraga pagi yaitu senam penguin dan senam birena yang lain. Senam pagi yang dipandu oleh kakak pembina itu sangat diiikuti oleh adik-adik , mereka lepaskan semua kemalasan dan kekakuan dengan  senam lucu ala ala penguin yang membuat semua tertawa.

Setelah senam ala ala penguin selesai, dilanjut dengan agenda berikutnya yaitu sholat dhuha dan outbond.  Outbond terdiri atas 4 game. yang pertama surat berantai, sistemnya satu orang melafazkan satu ayat Al Quran lalu disambung ayat selanjutnya oleh kawannya terus berantai sampai di akhir peserta dan peserta yang terakhir menebak nama surah dari ayat yang telah dibacakan kelompoknya. Game ini sangat keren bisa mempadukan kegiatan murojaah dengan pemainan jadi  yang lebih asyik. Game yang kedua yaitu Bom Aktif, tali raffia yang dibuat melintang lintang seperti jaring laba-laba, setiap peserta memegang ujung tali raffia tersebut ditengah tengah tali yang melintang itu ditaruh bola plastik untuk dipindahkan ke tempat lain dan dimasukkan ke dalam galon yang telah disediakan jika bola jatuh dala perjalanaan maka permainan diulang dari awal. Di game ini adik-adik diasah kecerdikan adik-adik, membuat taktik bagaimana caranya agar bola tetep tenang di tali dan dapat masuk ke dalam botol.

Unuk game yang ketiga bernama “Balonku Basah” di game ini adik diminta mengambil satu buah balon dengan warna yang telah ditentukan, lalu adik yang lain mengarahakan temannya yang memegang  balon tersebut, jika warna balon yang diambil salah maka balon yang telah berisi air tersebut dipecahkan. Terakhir ada game “Pipa Air” di game ini digunakan  pipa yang telah berlubang kecil-kecil serta bola warna, pipa ini digunakan sebagai tempat penamampung air. Air yang diambil secara bergantian dari tempat yang berbeda. Adik berlomba-lomba untuk menampung air sebanyak banyaknya ke dalam lubang yang telah berlubang dan jika balon yang diletakan dalam pipa bisa keluar dari pipa karena pipa sudah penuh dengan air  maka kelompok itulah yang menang.

Setelah keseruan outbond selesai, adik-adik langsung mandi bersih bersih dan istirahat untuk mengembalikan lagi kekuatan dan semangat peserta setelah setengah hari penuh bermain.  Adik-adik pun bangun pas waktu dzuhur untuk sholat dhuhur dan dilanjutkan tilawah bersama kelompok. Lanjut ke agenda berikutnya yaitu kreativitas, di agenda kreativitas ini adik-adik belajar membuat pigura foto yang terbuat dari stik es krim yang disusun sedemikian rupa dan dihias sesuai kreasi masing-masiing kelompok. Mereka sangat bergembira menyusun keping demi keping stik eskrim untuk dibentuk menjadi sebuah pigura yang memajangkan foto mereka. Waktu ashar pun datang dan adik pun bergegas melaksanakan sholat ashar berjamah di masjid Alhuriyah dan lanjut agenda sore itu yaitu aksi berkeliling kampus IPB mensyiarkan akan berkahnya bulan ramadhan. Adik adik selain mensenandungkan nasyid nasyid birena dan syiar islam saat aksi, adik adik birena pun juga membagi-bagikan kurma tausyiah kepada siapapun yang ditemui mereka, kurma tausyiah ini sebagai penyemangat akan bulan Ramadhan jangan sampai bulan yang penuh mulia ini dimana semua amalan dilipatgandakan dan maghfiroh Allah dibuka seluas luasnya terlewat begitusaja karena kelalaian kita.

IMG-20170604-WA0018
Kegiatan Aksi santri SAKIRA 1438H

Setelah acara aksi yang sangat seru itu, adikpun diarahkan untuk membaca almatsurat sore sambil menunggu waktu berbuka. Adzan magribpun berkumandang menandakan kedatangan waktu kegembiraan umat muslim. Adik, remaja, dan pembinapun buka puasa bersama melingkar lingkar sama seperti sebelumnya. Lanjut dengan sholat magrib berjamaah dan diakhiri doa jama’i dan dengan ini berakhirlah acara SAKIRA 1438 H ditutup dengan doa dan pembagian bingkisan kenang-kenangan untuk adik da remaja birena. Angkot pun datang menjemput mereka ke dan siap mengantarkan mereka ke rumah masing -masing. Ed:A

Advertisements

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s