BERKURBAN? SIAPA TAKUT!!!


فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.”


Assalamualaikum kakak-kakak dan adik-adik. Wah… sudah mau sepuluh Zulhijjah saja ya, nah kali ini Ana mau sharing tentang ibadah istimewa umat muslim di bulan yang penuh berkah ini, apalagi kalau bukan berkurban.

Siapa yang tidak senang jika bulan ini datang? Hayoloh gak hanya tentang sate dan hidangan daging lainnya, ini juga merupakan bulan dimana terdapat keutamaan di sepuluh hari pertamanya. Pada saat ini adalah saat dimana amalan-amalan dilipatgandakan pahalanya. Bahkan amal ibadah yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah dari pada amal ibadah pada hari lainnya.

 Jadi berkurban itu maknanya apa ya? Kan menyembelih itu membuat sakit si hewan kurbannya, kan agama kita melarang menyakiti sesama makhluk Allah, kalau kita menyakiti hewan kan sama saja kita melanggar perintah Allah.

Nah pertanyaan bagus tuh, Ana akan jelaskan makna berkurban setelah yang satu ini, jangan lupa dibaca  sampai habis ya…

  1. Berkurban adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT

“Berkurban” itu berarti kesunggguhan manusia dengan menyerahkan segalanya kepada Allah Sang Pencipta. Seperti misalnya Nabi Ibrahim yang telah mengikhlaskan Putranya (Nabi Ismail) yang sesungguhnya sangat beliau cintai, dengan perintah Allah maka beliau rela untuk mengurbankan putranya, hal ini tentunya merupakan wujud dari penyerahan diri kepada Allah SWT.

  1. Berkurban itu mengajarkan manusia rasa berbagi

Berkurban mengajarkan manusia untuk berbagi kepada para mukmin lainnya yang kurang mampu. Sepeti yang telah dipaparkan sebelumnya, bahwa Allah SWT selalu mempunyai alasan yang sangat kuat untuk memerintahkan para hambanya (manusia) untuk berkurban. Dengan adanya kurban ini kaum muslim yang kurang mampu juga dapat ikut merayakan hari kurban tersebut.

  1. Berkurban itu mengajarkan keikhlasan

Dengan berkurban keikhlasan dari manusia itu pastinya diuji, diuji dari sifat rakus dan tamak akan harta dunia yang mereka senangi. Kurban itu berarti memberikan apa yang telah kita cintai (duniawi) serta apa yang kita sayangi, dalam hal ini adalah harta yang kita miliki, yakni dengan cara berkurban tersebut.

Oh iya, dengan menyembelih hewan itu bukan berarti kita menyakiti si hewan kurbannya ya adik-adik. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa penyembelihan secara islam lebih baik dan tidak menyakiti hewan dari pada penyembelihan yang bukan secara islam. Bahkan tetesan air mata hewan kurban di hari raya Idul Adha adalah tangisan bahagia karena sapi tersebut akan menjadi saksi bagi orang yang menyembelihnya dan sapi itu juga akan mendapat tempat terbaik di sisi Allah.

“Tidak ada amalan manusia yang lebih dicintai oleh Allah untuk dilakukan pada hari nahr(Idul Adha), melebihi amalan mengalirkan darah(qurban). Karena kurbannya akan datang pada hari kiamat dengan tanduknya. Bulunya, dan kukunya. Dan darahnya akan menetes di tempat yang Allah tentukan, sebelum darah itu menetes di tanah. Untuk itu hendaknya kalian merasa senang karenanya.” (HR. Turmudzi)

Advertisements

2 thoughts on “BERKURBAN? SIAPA TAKUT!!!

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s