Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Potensi Anak

Anak adalah titipan dari Allah SWT kepada orang yang Allah percayakan untuk menjaga dan merawatnya. Mulai dari bayi yang hanya bisa menangis, lalu diajari berbagai cara untuk hidup seperti diajari cara duduk, berdiri, makan, dan hal-hal mendasar lainnya di dalam kehidupan. Seorang anak kelak akan tumbuh menjadi remaja, dewasa, lalu perlahan menua. Masa anak-anak menjadi salah satu masa terpenting sebagai bekal untuk kehidupannya di masa mendatang. Seorang anak yang selalu dengan orang tuanya, mungkin setelah masa remaja sudah mulai ‘keluar melihat dunia nyata’, mempersiapkan untuk masa kehidupan berikutnya. Bekal yang diberikan oleh orang tua menjadi sangat penting pada masa ini. Pemenuhan haknya yang utuh menjadikan seorang anak dapat tumbuh dan  mengembangkan potensinya secara optimal. 

Namun, dalam mengembangkan potensi anak, hambatan atau permasalahan dapat saja terjadi. Permasalahan yang sering dialami orang tua di antaranya adalah kecenderungan anak untuk bermain saja. Hal ini menyebabkan anak sulit diarahkan kepada hal-hal yang dapat mengembangkan potensinya. Orang tua juga seringkali mengeluhkan anaknya tidak mau belajar, hal ini mungkin disebabkan oleh lingkungan belajar yang kurang menyenangkan sehingga anak lebih memilih bermain. 

Orang tua memainkan peran yang sangat penting. Orang tua membimbing anaknya untuk menemukan dan mengembangkan potensinya. Jika hal tersebut tidak dilakukan maka anak akan sulit mengenali dirinya sendiri. Selain itu, anak juga akan sulit beradaptasi dengan lingkungannya. 

Untuk memaksimalkan potensi anak, beberapa orang tua menasehati anaknya, mengajak anak berdiskusi dua arah untuk membuat kesepakatan terkait manajemen kegiatan, mengurangi screen time, menyediakan waktu berbicara dari hati ke hati, dan menunggu mood anak sampai membaik. Setiap cara tentunya disesuaikan terhadap karakter anak serta situasi dan kondisi. Tidak ada cara yang salah, namun penerapannya yang kadang tidak efektif dan relevan sesuai kondisi.

Salah satu cara yang bisa diterapkan untuk memaksimalkan potensi anak yang pertama adalah meluangkan waktu bersama anak dengan durasi 20 menit atau lebih lama. Jadwalkan di waktu yang sama setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan bonding  (terikat) antara anak dan orang tua. Selain itu, kita bisa menanyakan kepada anak, hal apa atau pelajaran apa yang ingin dipelajari. Kemudian, jika anak sudah menentukan apa yang ingin dipelajari, matikan televisi dan ponsel agar anak tidak fokus ke benda tersebut.

Kedua, tetap bangun suasana positif. Ganti kalimat “larangan” dengan menyebutkan perilaku yang ingin kita lihat. Misalnya, kalimat “Jangan marah marah saat belajar” diubah menjadi “Belajar pelan pelan aja yuk, supaya mudah paham”. Cara penyampaian yang tepat juga dapat mempengaruhi anak. Sampaikan dengan lembut dan jangan membentak. Bentakan tersebut hanya akan membuat kita dan anak menjadi stress. Ambil perhatian anak dengan memanggil namanya dan bicara dengan suara lembut. Puji anak ketika berperilaku baik atau berhasil mengerjakan sesuatu ketika belajar. Cara ini akan memotivasi mereka untuk mau belajar lagi. 

Selanjutnya, buat jadwal untuk aktivitas terstruktur (belajar) dan aktivitas bebas (bermain). Libatkan anak saat membuat jadwal tersebut. Di malam hari, sempatkan waktu untuk mengingat atau merefleksikan apa saja yang sudah dilakukan di hari itu kemudian puji anak akan satu hal positif atau kegiatan yang menyenangkan baginya.

Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam mengembangkan potensi anak. Cara yang baik akan membuat mereka lebih mudah menerima ‘koreksi’ sehingga anak akan termotivasi untuk memperbaiki kesalahannya. Dengan itu, diharapkan potensi anak dapat berkembang maksimal dan dapat menjadi anak yang cerdas pembangun umat di masa depan.

Silahkan tulis kesan dan pesanmu di sini..! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s